Malang, 19 Mei 2026 – Sebanyak 115 calon wisudawan mengikuti Yudisium Fakultas Psikologi UMM 2026 yang diselenggarakan pada Senin (19/5). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa studi mahasiswa. Selain itu, yudisium juga menjadi momentum untuk mempersiapkan diri memasuki dunia profesional maupun pendidikan lanjutan.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur. Para calon wisudawan hadir bersama pimpinan fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan. Pada kesempatan tersebut, pimpinan Fakultas Psikologi UMM menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan studi.
Pimpinan fakultas menjelaskan bahwa keberhasilan akademik merupakan hasil dari proses belajar yang panjang. Namun demikian, lulusan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik. Mereka juga diharapkan memiliki integritas, empati, dan kepedulian sosial.
Oleh karena itu, Fakultas Psikologi UMM terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Applying Psychology for Human Well-being yang menjadi landasan pengembangan fakultas.
Salah satu momen yang menarik dalam Yudisium Fakultas Psikologi UMM 2026 adalah pidato perwakilan calon wisudawan, Athallah Pandya Reswara. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan bahwa masa perkuliahan telah mengajarkannya banyak hal. Tidak hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang penerimaan diri dan proses pertumbuhan pribadi.
“Perjalanan kuliah telah mengajarkan saya untuk menerima diri, berdamai dengan proses, dan terus bertumbuh melalui berbagai pengalaman. Saya percaya bahwa pencapaian tertinggi bukan hanya tentang gelar atau prestasi. Sebaliknya, pencapaian tertinggi adalah ketika ilmu yang kita miliki mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, Athallah menjelaskan bahwa berbagai pengalaman selama kuliah menjadi bekal yang sangat berharga. Pengalaman tersebut meliputi praktikum, intervensi komunitas, layanan konseling, kegiatan volunteer, serta kompetisi akademik dan nonakademik. Berkat pengalaman tersebut, ia berhasil mengembangkan kompetensi profesional sekaligus meraih berbagai prestasi di tingkat fakultas dan universitas.
Ajakan untuk Terus Bertumbuh
Di akhir pidatonya, Athallah mengajak seluruh lulusan untuk mensyukuri perjuangan yang telah dilalui. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menghargai dukungan dari keluarga, dosen, sahabat, dan orang-orang terdekat.
Menurutnya, masa depan mungkin menghadirkan tantangan dan ketidakpastian. Meski demikian, para lulusan perlu tetap melangkah dengan optimis dan percaya pada kemampuan diri.
“Mari mensyukuri setiap proses yang telah membawa kita sampai pada titik ini. Hargailah orang-orang yang telah mendukung perjalanan kita. Dengan demikian, kita dapat terus melangkah dan memberikan manfaat bagi sesama,” pesannya.
Melalui Yudisium Fakultas Psikologi UMM 2026, fakultas berharap seluruh lulusan siap menghadapi tantangan di masa depan. Selain memiliki kompetensi akademik, para lulusan diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu psikologi secara profesional. Dengan bekal tersebut, mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan individu, kelompok, maupun masyarakat luas.


