Lulusan Terbaik Fakultas Psikologi Periode I Tahun 2020
Lulusan Terbaik Fakultas Psikologi Periode I Tahun 2020

Fakultas Psikologi UMM mengukuhkan 32 calon wisudawan/wisudawati Sarjana Psikologi di acara yudisium yang diselenggarakan pada Sabtu (22/02). Di antara 32 lulusan tersebut, terdapat tiga wisudawati yang menjadi lulusan terbaik tingkat fakultas. Terbaik pertama adalah Raissa Pratiwi Putri dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94, kemudian Lily Sondya Ambarningtyas yang memiliki IPK sama dengan terbaik pertama. Posisi ketiga diduduki Shindy Paulina dengan IPK 3,93.

Lulusan terbaik pertama, Raissa Pratiwi mengangkat variabel regulasi emosi dan peer attachment untuk siswi SMP dalam skripsinya. Penelitiannya menggunakan desain kuantitatif eksperimen. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua kali pertemuan dengan dua sesi di setiap tatap muka. Sesi pertama adalah “let’s recognize emotions”. Subjek diminta untuk mengenali emosi yang tergambar dalam sepaket kartu. Sesi kedua yaitu roleplay yang bertujuan untuk melatih subjek dalam mengekspresikan emosinya. Subjek akan menyelesaikan sebuah kasus yang disesuaikan dengan tingkatan usianya. Di sesi selanjutnya, peneliti memaparkan sebuah video tentang cara meregulasi emosi. Sesi terakhir adalah breath and calm, di mana subjek diajari untuk menenangkan dirinya dengan cara sederhana. “Karena dapat bimbingan yang sangat membantu dari dosen pembimbingku, alhamdulillah skripsinya bisa selesai dalam tiga bulan,” jelas Raissa.

Lily Sondya Ambarningtyas memiliki tips yang menarik untuk mempertahankan indeks prestasi (IP). Ada empat cara yang dilakukannya, yakni menentukan target nilai minimal dalam setiap semester. Selain itu, dalam mengerjakan tugas, ia sangat menentang prokrastinasi karena baginya, menunda akan mengakibatkan hasil yang tidak maksimal. Tips selanjutnya adalah mengenali gaya belajar. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan penyerapan informasi saat belajar. Terakhir, Lily selalu menyempatkan diri untuk me time. Perempuan angkatan 2016 itu menyelesaikan skripsinya sembari magang dan berhasil menyelesaikan kuliah dengan tujuh semester. Ia mengambil topik tentang prediksi proactive personality terhadap work engagement pada karyawan kontrak.

Selaku lulusan terbaik ketiga, Shindy Paulina memberi tips untuk berlatih memanajamen waktu dan diri, terutama pada mahasiswa organisatoris. Doa juga menjadi faktor penting. Mengenai skripsinya, Shindy meneliti tentang hubungan dukungan sosial dengan kesehatan mental mahasiswa. Skripsi yang dilakukannya merupakan penelitian payung dengan dosen di Fakultas Psikologi. Hasil dari penelitiannya adalah terdapat hubungan negatif antara kedua variabel. Maknanya, mahasiswa dengan dukungan psikologi yang tinggi memiliki distress psikologis yang rendah. Wanita asal Barito Utara ini berharap agar Fakultas Psikologi dapat berkembang lebih baik lagi ke depannya. (PR/Fapsi)