Fakultas Psikologi UMM Sukses Selenggarakan The 4th International Conference of Applied Psychology on Humanity

Malang – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menyelenggarakan The 4th International Conference of Applied Psychology on Humanity (ICAP-H) pada 17–18 September 2025. Konferensi ini menghadirkan Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai co-host, serta melibatkan ratusan peserta dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional. Konferensi yang diketuai oleh Hanif Aktar, Ph.D. ini mengusung tema “Innovation Practice: New Horizons in Assessment and Intervention”. Tema tersebut diterjemahkan ke dalam beragam topik diskusi, mulai dari Innovations in Psychological Assessment, Evidence-Based Psychological Interventions, The Intersection of Psychology and Technology, Psychological Test Adaptation and Development, Psychology in Educational Settings, Clinical Psychology and Mental Health, Psychology in Social and Cultural Context, hingga Psychology in Industrial and Organizational Contexts.   Keynote Speaker Internasional dan Nasional ICAP-H 2025 menghadirkan dua keynote speaker ternama. Felipe Valentini dari Universidade São Francisco, Brazil, sekaligus anggota Council of The International Test Commission (ITC), membawakan materi tentang “Artificial Intelligence and Response Bias: Psychometric Challenges.” Sementara itu, Urip Purwono dari Universitas Padjadjaran, Indonesia, yang juga menjabat sebagai Presiden The Indonesian Psychometric Association (APSIMETRI), menyampaikan gagasan mengenai “New Horizons in Psychological Assessment: Enhancing Precision through Differentiated Assessment.” Kedua pemaparan tersebut membuka cakrawala baru bagi peserta terkait tantangan dan inovasi asesmen psikologi di era modern.   79 Presenter, Peserta dari Berbagai Negara Sebanyak 79 presenter berkesempatan memaparkan hasil penelitian mereka, baik secara daring maupun luring. Presentasi dibagi ke dalam kelas-kelas kecil yang memungkinkan interaksi intensif dan diskusi lebih mendalam. Para presenter berasal dari beragam jenjang, mulai dari mahasiswa S1, S2, hingga peneliti senior. Partisipasi juga datang dari berbagai universitas dan lembaga nasional seperti Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, ITB, Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Negeri Makassar, Universitas Jambi, Binus University, serta perusahaan dan lembaga penelitian seperti Faxtor Indonesia dan Anvesana Research Institute. Di kancah internasional, ICAP-H 2025 turut melibatkan peneliti dari Radboud University (Belanda), Universiti Sains Malaysia, German International University, University of Sheffield (UK), Caraga State University (Filipina), hingga Nanjing Xiaozhuang University (China). Selain presenter, acara ini juga dihadiri oleh peserta umum, termasuk dari mancanegara seperti Pakistan.   Publikasi dan Akses Internasional Tidak hanya menjalin jejaring internasional, seluruh makalah yang diterima dalam ICAP-H 2025 akan dipublikasikan di SHS Web of Conferences, sebuah prosiding internasional bereputasi dengan indeksasi di CPCI (Web of Science), CNKI, EBSCO, Google Scholar, DOAJ, dan basis data ilmiah global lainnya. Selain itu, peserta juga berkesempatan memilih opsi publikasi di jurnal mitra, sehingga riset yang dihasilkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan peluang sitasi internasional. Hal ini menjadi bukti komitmen ICAP-H untuk tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga mendorong kontribusi nyata dalam pengembangan pengetahuan psikologi di tingkat global.   Antusiasme Peserta Banyak peserta dan presenter menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan ICAP-H 2025. Mereka merasa mendapatkan perspektif baru, pengetahuan riset terkini, serta pemahaman mendalam tentang asesmen dan intervensi psikologi. Konferensi ini juga menjadi ruang belajar bersama sekaligus sarana memperluas jejaring dengan peneliti dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional.   Harapan ke Depan Peserta berharap ICAP-H dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak peneliti dari berbagai negara. “Konferensi ini membuka wawasan dan kesempatan kolaborasi riset yang sangat berharga. Harapannya, ICAP-H berikutnya semakin besar gaungnya,” ungkap salah satu peserta. Sebagai penutup, panitia mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat luas untuk mengikuti perkembangan informasi ICAP-H selanjutnya. Stay tuned di Instagram @icaph.umm untuk update ICAP-H tahun 2026.