Alumni Mengabdi, Inisiasi dari IKA Psikologi UMM Memberi Pelatihan terhadap Siswa dan Guru
Pengurus IKA Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang Periode 2017 – 2021 menginisiasi diselenggarakannya program alumni mengabdi yang dikemas dalam bentuk pelatihan bertaraf nasional dan diperuntukkan bagi masyarakat umum. Seri perdana pelatihan tersebut telah dilaksanakan pada Minggu 5/7/2020 dengan mengangkat tema “Manajemen Emosi dan Pengembangan Siswa Berpotensi bagi Guru”. Dalam sambutannya, Zaenal Arifin selaku Sekjen IKA Psikologi UMM, menyampaikan rasa syukur karena alumni psikologi UMM ternyata masih berkesempatan dan mampu menebar manfaat bagi orang banyak. “Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk apresiasi kami kepada para guru yang tetap berkomitmen menyelenggarakan proses pembelajaran meski di tengah berbagai keterbatasan”, ujarnya. Pelatihan seri perdana ini menghadirkan dua narasumber dalam dua sesi pelatihan. Sesi pertama dibawakan oleh Kukuh Pranadi, S.Psi. Ia merupakan konselor kesehatan mental di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Pasuruan – Jawa Timur. Menurutnya, “manajemen emosi menjadi hal yang krusial bagi para guru untuk tetap menjaga kesejahteraan psikologis bagi diri sendiri dan juga bagi siswa. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah, tidak memaksakan kehendak ideal di masa yang tidak normal seperti ini”. Sementara pemateri pelatihan di sesi kedua dibawakan oleh Evi Febriani, S.Psi., M.Psi yang memiliki biro konsultasi psikologi bernama “Eviera Permata”. Ia menjelaskan bahwa situasi saat ini justru bisa dioptimalkan bagi seorang guru untuk menstimulasi dan mengoptimalisasi potensi siswanya. Sebab, kreativitas itu seringkali muncul ketika berada pada situasi yang tidak biasa, seperti saat ini. Seri berikutnya, Minggu 12/7/2020, program alumni mengabdi kembali menghadirkan Ansari Setyo Wibowo, S.Psi dan Mohammad Hilmi Faiq, S.Psi sebagai pemateri pelatihan yang bertema “Tetap Bahagia dan Menstimulasi Kemampuan Menulis secara Kreatif bagi Siswa”. Pada kesempatan tersebut, Hilmi Faiq, yang telah malang-melintang pada aktivitas jurnalistik menjelaskan trik-trik bagi siswa agar dapat menghasilkan tulisan yang menarik serta berdaya publikasi. Salah satu trik yang disampaikan “penulis yang baik adalah mereka yang gemar membaca dan berdiskusi. Jika ingin menghasilkan tulisan yang baik, maka banyak tenggelamkan diri pada bacaan dan diskusikan hal tersebut agar pemahaman kalian menjadi semakin luas dan kritis”, ujar jurnalis harian kompas ini. Sesi ini juga menjadi ajang merajut kerinduan bagi para alumni. Sebab, mereka tidak hanya mengabdi dan membawa materi, tetapi para alumni yang lain juga turut hadir pada kegiatan pelatihan tersebut sembari mendonasikan door prize bagi para peserta pelatihan. Bagi para alumni, almamater Psikologi UMM telah memasukkan ruh kebersamaan dan kepedulian dalam diri mereka. (PR/Fapsi)