Melipat Jarak dan Saling Menjabat Hati di Silaturrahim Orangtua/Wali Mahasiswa Baru Fakultas Psikologi UMM

Sabtu (4/7) Universitas Muhammadiyah Malang menggelar pertemuan Orangtua/Wali mahasiswa baru gelombang pertama tahun ajaran 2020/2021 secara daring. Acara tersebut diawali dengan selayang pandang dan ramah tamah dari jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Malang. Setelah itu, para orangua/wali mahasiswa baru yang berasal dari Fakultas Psikologi kemudian berganti room meeting ke Fakultas untuk melakukan dialog dengan jajaran dekanat. Dialog berlangsung sangat interaktif. Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para orangtua/wali maba berkaitan dengan proses dan teknis perkuliahan, aktivitas kemahasiswaan selama masa pandemi, hingga pada hal-hal yang meliputi pembayaran SPP. M.Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D selaku dekan Fakultas Psikologi UMM dalam acara tersebut menyampaikan “pandemi ini memukul aktivitas dan kondisi ekonomi di berbagai sektor, tapi Universitas Muhammadiyah Malang sejak dulu berkomitmen memberikan kontribusi untuk bangsa. Oleh karenanya relaksasi dan keringanan untuk pembayaran uang kuliah tentu sudah dipikirkan matang oleh kami. Berkaitan dengan teknis relaksasi dan keringanannya akan disosialisasikan lebih masif lagi” ujarnya. Salis menambahkan “Fakultas Psikologi UMM memiliki karakter kepekaan dan empati atas masalah kemanusiaan di sekelilingnya dan kemauan kuat (ghiroh) serta kemampuan untuk memecahkan masalah tersebut. Insya Allah segala hal yang menjadi dampak pandemi bagi mahasiswa fakultas psikologi UMM akan kami upayakan”. Selain itu, Wakil Dekan 1 Fakultas Psikologi UMM, Diana Savitri Hidayati, M.Psi, juga menjelaskan “Fakultas Psikologi UMM telah menyiapkan berbagai opsi untuk proses pembelajaran, baik itu daring maupun luring, jadi kondisi ketidakpastian selama pandemi ini sudah ditaktisi oleh Fakultas untuk menjadikan perkuliahan tetap berjalan secara optimal”. Acara silaturrahim mahasiswa baru Fakultas Psikologi UMM gelombang 1 ini disambut antusias oleh para peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Salah seorang orangtua maba mengatakan “forum ini benar-benar telah menambah kuat ikatan kita sebagai saudara sebangsa”. Tak ayal hal ini juga menunjukkan bahwa UMM telah menjadi miniatur Indonesia, yang mampu melipat jarak, menjabat hati, dan menyatukan keberagaman. Selamat bergabung menjadi keluarga besar Fakultas Psikologi UMM. (PR/Fapsi)